ONLINEJAMBI.COM - SKK Migas bersama Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) PetroChina International Jabung Ltd. menerima kunjungan para jurnalis dari beberapa media nasional, di antaranya detik.com, Dunia-energi.com, Jpnn.com, Media Indonesia, Petrominer, Pikiran Rakyat, Ruangenergi.com, Suara.com, dan Warta Ekonomi.
Kunjungan para jurnalis ini disambut baik oleh tim manajemen PetroChina di Betara Gas Plant (BGP) Recreation Hall, Control Room, Kecamatan Betara, Kabupaten Tanjungjabung Barat (Tanjab Barat), Provinsi Jambi, pada Rabu (18/10/2023).
Hadir pada kegiatan kunjungan ini yakni Field Manager PetroChina Jabung Rudy Hermawan, Act. Communication Manager PetroChina Jabung Afdal, Government and Relations Superintendent PetroChina Jabung Saipul, Exploration Manager PetroChina Jabung Hendra Niko Saputra beserta jajaran. Selain itu, hadir pula Kepala Departemen Formalitas dan Komunikasi SKK Migas SUMBAGSEL Safe’i Syafrie, Humas SKK Migas Suhendra Atmadja beserta jajaran.
Penerimaan kunjungan para jurnalis nasional ini sebagai wujud keterbukaan informasi kegiatan perusahaan hulu migas, serta wujud membangun hubungan yang baik dan memberikan wawasan yang lebih luas tentang kegiatan atau operasional industri hulu migas di wilayah Sumatera Bagian Selatan (SUMBAGSEL) terutama PetroChina Jabung.
Pada kegiatan tersebut, para jurnalis nasional mendengarkan langsung paparan dari tim manajemen PetroChina Jabung terkait kegiatan produksi serta fasilitas-fasilitas yang tersedia di BGP.
Field Manager PetroChina Jabung Rudy Hermawan, mengharapkan kepada para jurnalis agar dalam hal pemberitaan sesuai dengan fakta dan bukti yang valid serta tidak menginformasikan hoax.
“Tentunya kami sangat berharap pemberitaan yang balance atau seimbang ya, jadi kita coba tepis hoax, dengan memberikan bukti-bukti nyata. Serta effort keberadaan perusahaan kita untuk masyarakat sekitar serta beberapa CSR yang sudah kita lakukan dan beberapa program tersebut berharap bisa diberitakan dengan baik, serta memberikan bukti nyata kontribusi kita terhadap masyarakat sekitar,” lanjutnya.
Usai pemaparan, para jurnalis diajak melihat kegiatan operasional para pekerja PetroChina melalui pantauan di control room.
“Kita sekarang berada di posisi control room BGP, disini ada beberapa area-area besar plant yang menghandle untuk Wilayah Kerja Jabung, terutama BGP adalah yang terbesar disini produksi gas-nya,” ujar Rudy Hermawan.
Untuk diketahui, PetroChina Jabung telah mengoperasikan WK Jabung seluas 1.643 kilometer persegi di Provinsi Jambi sejak 2002, yaitu setelah mengakuisisi WK ini dari operator sebelumnya yakni Devon Energy, sejak 2006, PetroChina Jabung telah membukukan produksi harian rata-rata yang stabil di atas 50.000 BOEPD (barel setara minyak per hari).
Pada tahun 2022, PetroChina Jabung mencatatkan realisasi lifting harian rata-rata sebesar 15.618 BOPD minyak dan kondensat serta 173 MMSCFD gas.
Dua fasilitas utama pengolahan migas yang terdapat di WK Jabung adalah Betara Gas Plant (BGP) di Kecamatan Betara, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, serta North Geragai Fractionation (NGF) di Kecamatan Geragai, Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Pada 27 Februari 2023, PetroChina Jabung telah resmi memulai masa perpanjangan kontrak sebagai operator Wilayah Kerja Jabung untuk periode 2023 - 2043.
Secara keseluruhan, para jurnalis merespon baik dan menyampaikan apresiasi atas prestasi-prestasi yang telah diraih PetroChina dalam hal mendukung program pemerintah, untuk membangkitkan ekonomi masyarakat melalui program pengembangan masyarakatnya yang sudah dilakukan dengan baik.
“Jadi kita bisa tahu gimana sih proses awal dari produksi dari sumur sampai dikirim ke pembeli gitu. Jadi kita bisa tahu prosesnya itu ternyata dipantau, dipantau setiap hari gitu. Jadi ilmu baru sih, jadi pemberitaan juga,” ujar jurnalis detik.com, Aulia Damayanti.
“Harapannya untuk PetroChina khususnya sukses dalam produksinya mencapai target satu juta barel. Itu yang ditargetkan kontribusinya, yang ditargetkan pemerintah, khususnya untuk yang di Jambi juga sukses untuk targetnya sampai akhir tahun," ungkapnya.
Selain pemaparan dan kunjungan di control room BGP, para jurnalis juga diajak untuk melakukan kunjungan di beberapa lokasi dan kegiatan hasil program pemberdayaan masyarakat oleh PetroChina di Wilayah Kerja Jabung, yakni destinasi wisata Embung Muntialo yang merupakan salah satu binaan PetroChina melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Dimana PetroChina telah bekerja sama dengan pemerintah daerah dan komunitas setempat, untuk mendesain berbagai program di bidang infrastruktur, pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, kesehatan, dan lingkungan.
Kepala Departemen Formalitas dan Komunikasi SKK Migas SUMBAGSEL, Safe’i Syafrie, dalam kunjungan ke destinasi wisata tersebut juga turut mendampingi para jurnalis. Ia mengatakan bahwa destinasi wisata ini dibangun berkat dedikasi dan dukungan PetroChina dalam pembangunan dan pengembangan daerah baik dari segi ekonomi maupun sosial.
“Program pengembangan masyarakat dari PetroChina dimana tujuan adanya wisata embung ini adalah lebih menjaga terkait dengan membantu jika terjadi kebakaran-kebakaran hutan, tersedia air, dan ini juga bisa dimanfaatkan sekaligus oleh masyarakat untuk berwisata,” ujarnya.
“Pesan kami kepada teman-teman media adalah sampaikan memang terkait dengan apa yang sudah dilihat, didengar terkait bagaimana kegiatan hulu migas dan multiplier effects daripada kegiatan hulu migas, baik dari aspek operasi produksi maupun mengenai bagi hasil. Selanjutnya juga terkait program-program yang dilaksanakan oleh KKKS PetroChina bahwa banyak kegiatan-kegiatan yang memang untuk kepentingan pembangunan daerah dan juga meningkatkan dari pada perekonomian masyarakat yang ada di Jambi khususnya,” lanjutnya.(*)
Pertamina EP Pendopo Field Berikan Bantuan kepada Masyarakat Korban Banjir di Musi Rawas
SKK Migas – KKKS Seleraya Merangin Dua Tambah Produksi Migas di West Belani #18
Kick-off PMT Proyek LNG Abadi Setelah Persetujuan Revisi POD
PHR Zona 1 Sabet Penghargaan 2 Emas dan 4 Hijau di Ajang PROPER 2023
SKK Migas dan Polda Sumsel Kerja Sama Pengamanan Objek Vital Migas
SKK Migas Catat Peningkatan Signifikan Produktivitas Hulu Migas hingga Akhir 2023