Indosat Ooredoo Sangat Memahami Kebutuhan Pelajar Dalam PJJ

Selasa, 10 November 2020

Salah satu program Indosat Ooredoo untuk mendukung program Pembelajaran Jarak jauh (PJJ).
Salah satu program Indosat Ooredoo untuk mendukung program Pembelajaran Jarak jauh (PJJ). (Dokumen/onlinejambi.com)

ONLINEJAMBI.COM - Pembelajaran secara daring (dalam jaringan) atau pembelajaran jarak jauh (PJJ) yang diterapkan pemerintah akibat pandemi Coronavirus disease (Covid-19) untuk pelajar sudah berbulan-bulan dilaksanakan. Diawali di akhir Tahun Ajaran 2019/2020 hingga saat ini, awal Tahun Ajaran 2020/2021.

Belum ada kepastian apakah PJJ ini akan terus berlanjut hingga akhir Tahun Ajaran 2020/2021 atau tidak. Semua tergantung dari perkembangan kasus pandemi Covid-19.

Selama PJJ, pelajar, mahasiswa, dan pengajar sangat bergantung pada internet, baik kecepatan, sinyal maupun harga paketnya.

Untungnya Indosat Ooredoo sebagai perusahaan telekomunikasi digital terdepan di Indonesia, sangat memahami kondisi ini.

Sejak awal pandemi, Indosat Ooredoo telah menghadirkan beberapa program yang masih berlangsung hingga saat ini dan masih terus mengembangkan beberapa program lainnya untuk mendukung PJJ.

Di Jambi, menurut Jain Turnip, AVP Head of Sales Area Jambi, sudah ada tambahan 15 site untuk memperkuat jaringan internet.

“Kota Jambi hingga Sarolangun dan Kerinci,” ujarnya.

Untuk bidang pendidikan, kata Jain, sama dengan program nasional melalui paket IMClass di aplikasi MyIM3.

“Sedangkan untuk CSR dilakukan pemberian kartu gratis ke beberapa sekolah dan madrasah di Jambi dalam mendukung belajar online dari rumah,” tandas Jain.

Secara nasional, Indosat Ooredoo telah menjalin kerjasama dengan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI dalam penyediaan kuota khusus untuk PJJ bagi mahasiswa dan pengajar.

Selain itu, Indosat Ooredoo menjalin kerjasama dengan Kementerian Agama RI dan Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta sebagai bentuk kepedulian Indosat Ooredoo dalam memberikan kemudahan konektivitas pembelajaran daring.

Sejak awal pandemi, Indosat Ooredoo telah berinisiatif memberikan program yang membantu proses pendidikan tersebut antara lain:

-Program peningkatan bandwidth sebesar 20% diberikan kepada 56 universitas, dan membuka akses ke lebih dari 200 ip universitas ternama di Indonesia.

-Mendukung program Bantuan Data Internet Agar Seru Belajar Daring (Biar Rajin), yang menyediakan paket data internet gratis untuk 15.609 siswa SD dan SMP di Kota Mojokerto.

Indosat Ooredoo merespon PJJ saat ini dengan menyediakan layanan-layanan telekomunikasi pendidikan antara lain:

-Paket IMClass, pelajar bisa memanfaatkan paket pintar sebesar 30GB untuk belajar online dan akses ke platform belajar online terpopuler di Asia Tenggara seperti RuangGuru, Quipper, Sekolahmu.com, dan Rumah Belajar. IMClass juga memberikan bebas akses ke lebih dari 300 platform e-Learning dan situs resmi dari universitas-universitas di Indonesia.

-Paket Pro Freedom Apps untuk partisipasi dalam Kelas Online tanpa khawatir kuota dengan gratis akses ke Cisco Webex, Zoom, dan Microsoft Teams.

“Indosat Ooredoo berkomitmen untuk terus mendukung program PJJ ini, tidak hanya menyediakan layanan Internet dan Paket Data yang terjangkau, tetapi juga akan membangun ekositem pembelajaran daring yang efektif terutama pada masa pandemi saat ini. Kami akan terus mendukung percepatan digitalisasi di berbagai sektor penting, termasuk sektor pendidikan,” ujar Chief Business Officer Indosat Ooredoo, Bayu Hanantasena.(surtan)



Tags:


BERITA BERIKUTNYA
loading...