Gubernur Al Haris Bagikan Sembako dan Masker kepada Ojek Terdampak Kabut Asap di Kota Jambi

Jumat, 23 Oktober 2026

(istimewa/onlinejambi.com)

ONLINEJAMBI.COM - Gubernur Jambi, Al Haris, menyalurkan 250 paket sembako dan masker kepada pengemudi ojek online, ojek pangkalan, serta pelaku usaha di sekitar Bandara Sultan Thaha, Jambi. Bantuan ini diberikan sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang terdampak kabut asap.

Penyerahan dilakukan di Masjid Tsamaratul Insan atau Islamic Center, Jumat (23/10/2026). Dalam kegiatan tersebut, Al Haris didampingi Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jambi, Johansyah.

Al Haris mengatakan, kabut asap yang menyelimuti Kota Jambi berdampak pada aktivitas masyarakat, terutama warga yang sehari-hari bekerja di luar ruangan.

Menurutnya, pengemudi ojek dan pelaku usaha di sekitar bandara menjadi kelompok yang ikut merasakan dampak kondisi tersebut. Aktivitas masyarakat yang berkurang turut memengaruhi pendapatan mereka.

“Kami memahami kabut asap ini tentu mengganggu aktivitas teman-teman sekalian, terutama yang bekerja di jalan. Karena itu, hari ini kami memberikan bantuan sebagai bentuk kepedulian pemerintah,” ujar Al Haris.

Gubernur menjelaskan, bantuan yang disalurkan berupa beras, sembako lainnya, dan masker. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban warga sekaligus membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari di tengah kondisi kabut asap.

Al Haris menegaskan, pemerintah ingin hadir membantu masyarakat yang terdampak. Ia juga mengajak seluruh warga untuk tetap semangat dan bersama-sama menghadapi kondisi tersebut.

“Ini bentuk kepedulian dan kebersamaan. Sebagai pemerintah, kami punya kewajiban membantu warga yang terdampak kabut asap. Tidak ada yang menghendaki musibah ini, tetapi kita harus terus berikhtiar,” ujarnya.

Selain memberikan bantuan, Al Haris berharap upaya pemadaman kebakaran yang dilakukan pemerintah bersama masyarakat dapat segera membuahkan hasil. Dengan demikian, kabut asap bisa berangsur hilang dan aktivitas ekonomi warga kembali normal.

“Upaya pemadaman sudah dilakukan secara maksimal. Namun, saat kemarau, lahan sangat mudah terbakar. Kita berharap api segera padam, asap hilang, dan ekonomi masyarakat kembali berjalan seperti biasa,” tandasnya.(*)





BERITA BERIKUTNYA
loading...