ONLINEJAMBI.COM - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Jambi terus mempercepat penerapan digitalisasi sistem pembayaran di seluruh sektor, termasuk pariwisata.
Salah satu langkah nyata yang akan dijalankan adalah melalui penyelenggaraan acara Gebyar Ekonomi Digital dan Literasi Jambi (Gentala Arasi) 2026 yang mengangkat tema utama Penguatan Digitalisasi Pembayaran.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi, Tedy Arif Budiman menyampaikan hal tersebut dalam kegiatan Bincang Siang bersama Forum Wartawan Ekonomi Jambi (Forweb) yang berlangsung di salah satu kafe di Kota Jambi, Selasa (1/9/2026).
Menurut Tedy, Gentala Arasi 2026 ini akan digelar di kawasan Kompleks Percandian Muara Jambi, sebuah situs bersejarah yang menjadi ikon pariwisata unggulan Provinsi Jambi. Gentala Arasi 2026 berlangsung 4 hari, 3 hingga 6 September 2026.
Penyelenggaraan di lokasi ini bukan tanpa tujuan, selain untuk mempromosikan kekayaan budaya dan sejarah daerah, acara ini juga dirancang untuk membuka dan meningkatkan sumber-sumber ekonomi baru di sektor pariwisata maupun masyarakat sekitar.
"Dengan mengusung tema digitalisasi pembayaran, kami ingin memastikan bahwa setiap transaksi yang terjadi selama kegiatan berlangsung dapat dilakukan secara non-tunai, praktis, dan efisien. Hal ini juga diharapkan dapat menjadi contoh dan memperluas adopsi sistem pembayaran digital bagi pelaku usaha, pedagang, serta pengunjung kawasan wisata Muara Jambi pada umumnya," ujar Tedy.
Dikatakan, upaya ini sejalan dengan visi Bank Indonesia untuk mewujudkan sistem pembayaran yang modern, inklusif, dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Melalui Gentala Arasi 2026, sinergi antara pengembangan pariwisata budaya dan kemajuan sistem keuangan digital diharapkan dapat berjalan beriringan, memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat Jambi secara berkelanjutan.
Rangkaian Gentala Arasi 2026 sendiri dipersiapkan dengan melibatkan berbagai pihak terkait, mulai dari pemerintah daerah, pelaku pariwisata, hingga komunitas lokal, untuk menjadikan acara ini bukan hanya ajang promosi budaya, melainkan juga sarana edukasi dan penerapan teknologi pembayaran digital secara luas.
Tedy mengatakan, Gentala Arasi merupakan salah satu agenda tahunan Bank Indonesia Jambi yang menjadi sarana untuk memperkuat pemahaman masyarakat sekaligus mendorong pemanfaatan sistem pembayaran digital.
Menurutnya, perkembangan teknologi telah membawa perubahan besar terhadap pola transaksi masyarakat. Pembayaran yang sebelumnya banyak dilakukan secara tunai kini semakin bergeser ke transaksi non-tunai dengan memanfaatkan berbagai kanal pembayaran digital.
"Gentala Arasi menjadi event tahunan BI Jambi dengan tema digitalisasi pembayaran," ujar Tedy.
Ia menjelaskan, digitalisasi pembayaran tidak hanya berkaitan dengan kemudahan masyarakat dalam melakukan transaksi. Lebih jauh, penerapan sistem pembayaran digital juga memiliki dampak terhadap tata kelola pemerintahan dan pengelolaan keuangan daerah.
Salah satu manfaat yang dinilai penting adalah mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Dengan sistem pembayaran yang semakin terdigitalisasi, transaksi pemerintah daerah maupun pembayaran masyarakat dapat tercatat secara lebih transparan dan terdokumentasi.
"Digitalisasi menjadi satu pintu peningkatan PAD bagi pemerintah daerah. Sehingga kebocoran anggaran dapat dikurangi," ujarnya.
Tedy menilai, digitalisasi pembayaran dapat menjadi instrumen penting dalam menciptakan ekosistem transaksi yang lebih transparan. Setiap transaksi yang masuk melalui sistem digital memiliki rekam data yang dapat membantu proses pencatatan, pengawasan dan evaluasi.
Kondisi tersebut sekaligus dapat mempersempit ruang terjadinya kebocoran penerimaan. Pemerintah daerah juga dapat memperoleh data transaksi yang lebih akurat sehingga potensi penerimaan daerah bisa dipetakan dan dioptimalkan.
Selain aspek pemerintahan, digitalisasi pembayaran juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dan pelaku usaha. Transaksi menjadi lebih cepat dan praktis, sementara pelaku usaha memiliki alternatif pembayaran yang dapat menyesuaikan dengan kebiasaan konsumen yang semakin terbiasa menggunakan transaksi digital.
Karena itu, kata Tedy, penguatan ekosistem pembayaran digital membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Tidak hanya Bank Indonesia, tetapi juga pemerintah daerah, perbankan, pelaku usaha, komunitas, hingga masyarakat sebagai pengguna layanan pembayaran.
Melalui Gentala Arasi 2026, BI Jambi ingin menjadikan digitalisasi pembayaran tidak sekadar sebagai tren teknologi, tetapi menjadi bagian dari aktivitas ekonomi masyarakat sehari-hari.
"Banyak hal yang akan digelar pada Gentala Arasi nanti," ujarnya.
Ia menambahkan, momentum Gentala Arasi juga menjadi kesempatan untuk memperkuat kolaborasi antara Bank Indonesia dan pemerintah daerah dalam membangun ekosistem ekonomi dan keuangan digital di Provinsi Jambi.
Penguatan digitalisasi pembayaran dinilai semakin penting seiring dengan meningkatnya kebutuhan terhadap transaksi yang cepat, mudah, aman dan tercatat. Dengan semakin luasnya adopsi pembayaran digital, diharapkan aktivitas ekonomi di Jambi menjadi lebih efisien dan transparan.
Pada sisi lain, digitalisasi juga diharapkan mampu mendukung pemerintah daerah dalam mengoptimalkan penerimaan. Sistem pembayaran yang terintegrasi memungkinkan proses pemungutan maupun pembayaran berbagai layanan dan kewajiban daerah dilakukan dengan lebih mudah serta mengurangi ketergantungan terhadap transaksi tunai.
Dengan demikian, Gentala Arasi 2026 tidak hanya menjadi agenda Bank Indonesia, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperkuat transformasi ekonomi digital di Provinsi Jambi.(*)
OJK Tetapkan 1.277 Sanksi Atas Pelanggaran Peraturan Pasar Modal
Satgas PASTI Hentikan Kegiatan YWWSDC dan RTHAE Terkait Dugaan Investasi Ilegal Aset Kripto
Pertamina EP Jambi Ajak Masyarakat Jaga Jalur Pipa Migas dan Tingkatkan Kesiapsiagaan Kebakaran
XLSMART Perkuat Jaringan 5G di Medan, SMARTFREN Hadirkan Pengalaman Unlimited 5G
Yamaha Fazzio dan Grand Filano Makin Stylish dengan Gaya Astronaut dan Cowboy
Sambut Hari Pelanggan Nasional, DatascripMall Hadirkan September Deals Penuh Promo
OJK Perkuat Ekosistem Keuangan Digital dan Akselerasi Inovasi Melalui Digination Day 2026