Gubernur: Warga Terdampak Jalur Tol Pijoan-Merlung Disiapkan Pelatihan hingga Bantuan Modal

Rabu, 12 Agustus 2026

(istimewa/onlinejambi.com)

ONLINEJAMBI.COM - Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) ruas Jambi-Rengat tidak hanya mengejar percepatan infrastruktur. Pemerintah juga menyiapkan program pemberdayaan bagi warga yang terdampak pembangunan jalur tol.

Tercatat sekitar 519 warga terdampak pembangunan tol, khususnya pada jalur Tol Jambi-Rengat fase I Pijoan-Cinto Kenang-Merlung. Mereka akan mendapat perhatian agar pembangunan tol tidak mengganggu perekonomian dan keberlangsungan usaha masyarakat.

Kementerian Pekerjaan Umum telah menyiapkan sejumlah program pemberdayaan. Bentuknya antara lain pelatihan keterampilan dan bantuan modal usaha bagi warga terdampak.

Dukungan juga dapat diarahkan ke sektor pertanian. Warga bisa mendapat bantuan bibit serta kebutuhan pendukung lainnya sesuai dengan potensi dan kebutuhan masyarakat.

Gubernur Jambi Al Haris menegaskan masyarakat terdampak tidak boleh merasa ditinggalkan akibat pembangunan tol. Pemerintah akan berupaya mengakomodasi kebutuhan mereka.

“Jangan sampai akibat tol nanti ada warga yang merasa ditinggalkan. Semuanya kita akomodir,” ujar Al Haris usai membuka Rapat Koordinasi Percepatan Pembangunan JTTS Jambi-Rengat Fase I, Selasa (11/8/2026).

Menurut Al Haris, pembangunan infrastruktur harus memberikan manfaat yang lebih luas. Karena itu, percepatan pembangunan tol harus berjalan seiring dengan upaya menjaga perekonomian masyarakat yang terdampak.

Di sisi lain, pembangunan Tol Jambi-Rengat terus dikebut. Pemprov Jambi menargetkan seluruh persoalan lahan untuk fase I, sudah clear and clean pada Desember 2026.

Target tersebut disampaikan Al Haris dalam rapat koordinasi yang membahas berbagai kendala pembangunan. Persoalan yang dibahas mulai dari lahan, pendataan warga terdampak, penetapan lokasi (Penlok), hingga fasilitas umum yang berada di jalur tol.

“Waktu kita bergulir terus. Kita sudah sampaikan bahwa akhir Desember semua sudah clear and clean. Supaya nanti Januari sudah mulai mereka eksekusi lapangan,” tegas Al Haris.

Untuk diketahui Fase I Tol Jambi-Rengat mencakup ruas Pijoan-Cinto Kenang di Kabupaten Muaro Jambi hingga Merlung di Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Rapat tersebut turut dihadiri Kemenko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional, Pemkab Muaro Jambi, Pemkab Tanjung Jabung Barat, serta seluruh pihak terkait.(*)





BERITA BERIKUTNYA
loading...