ONLINEJAMBI.COM - Nilai ekspor asal Provinsi Jambi pada bulan April 2026 naik sebesar 68,29 persen dibandingkan bulan sebelumnya yaitu dari US$122,14 juta pada bulan Maret 2026 menjadi US$205,55 juta pada bulan April 2026.
“Lima negara tujuan ekspor terbesar pada bulan April 2026 adalah Singapura, Malaysia, Jepang, Amerika Serikat, dan India,” ujar Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi, Aidil Adha saat merilis laporan terbaru mengenai indikator sosial ekonomi daerah pada Selasa, 2 Juni 2026.
Disebutkan, sampai April 2026, kelompok industri memberikan kontribusi terbesar terhadap total ekspor di Provinsi Jambi, yaitu sebesar 51,99 persen, diikuti kelompok pertambangan sebesar 43,08 persen, dan kelompok pertanian sebesar 4,93 persen.
Sementara, nilai impor Provinsi Jambi April 2026 naik sebesar 194,41 persen dibanding bulan sebelumnya, yaitu dari US$5,87 juta pada bulan Maret 2026 menjadi US$17,29 juta pada bulan April 2026.
Lima negara dengan transaksi impor terbesar pada bulan April 2026 adalah dari Malaysia, Italia, Jepang, Tiongkok, dan Perancis.
“Sampai dengan April 2026 kelompok komoditi mesin dan alat angkutan memiliki kontribusi terbesar terhadap total impor di Jambi yaitu sebesar 70,20 persen, diikuti kelompok komoditi hasil industri dan lainnya sebesar 19,80 persen, serta kelompok komoditi bahan kimia dan sejenisnya sebesar 7,35 persen,” ujarnya.
Sementara itu, pada Mei 2026 terjadi inflasi year on year (y-on-y) Provinsi Jambi sebesar 3,56 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 111,90. Inflasi tertinggi terjadi di Muara Bungo sebesar 4,49 persen dengan IHK sebesar 113,78 dan terendah terjadi di Kota Jambi sebesar 3,23 persen dengan IHK sebesar 110,92.
Inflasi y-on-y di Provinsi Jambi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya sepuluh indeks kelompok pengeluaran, yaitu kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 6,04 persen, kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 2,85 persen, kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin Rumah Tangga sebesar 0,96 persen; kelompok Kesehatan sebesar 1,13 persen.
Lainnya, kelompok transportasi sebesar 3,63 persen, kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan 0,66 persen, kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya 0,91 persen, kelompok pendidikan 2,67 persen, kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran 3,58 persen, dan kelompok perawatan pribadi dan jasa Lainnya sebesar 7,20 persen.
Sedangkan kelompok pengeluaran yang mengalami penurunan indeks adalah kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 4,20 persen.
Pada Mei 2026, Provinsi Jambi mengalami inflasi month to month (m-to-m) sebesar 0,75 persen dan tingkat inflasi year to date (y-to-d) sebesar 1,27 persen.(*)
OJK Wujudkan Industri BPR/BPRS yang Berintegritas, Tangguh, dan Kontributif
Pertamina EP Jambi Dorong Penganekaragamanan Produk UMKM Lewat Pelatihan dan Studi Banding
Yamaha GEAR ULTIMA Sukses Tembus Kaki Gunung Sinabung Walau Hujan & Lewati Jalur Berbatuan Ekstrem
The Story Of Bawa Semangat Modern Bohemian Melalui Kurasi Khusus di Brightspot Market
DatascripMall.ID Sambut Liburan Sekolah dan FIFA World Cup 2026 dengan Promo BOLA Juni 2026
JNE Rayakan Idul Adha 1447 H dengan Semangat Berbagi dan Promo Spesial
Momentum Idul Adha, PHR Zona 1 Tebar Manfaat untuk Masyarakat