PT. PEGADAIAN Area Jambi-Bengkulu Apresiasi Pengelola Bank Sampah Pegadaian

Kamis, 19 Maret 2026

(Ist/onlinejambi.com)

ONLINEJAMBI.COM - Sebagai bentuk apresiasi, jelang Idul Fitri 1447 H/2026 M, PT PEGADAIAN Area Jambi-Bengkulu kembali berbagi bingkisan kepada pahlawan-pahlawan lingkungan.

Kali ini kepada pengelola Bank Sampah binaan Pegadaian yang tersebar di Kota Jambi, Kabupaten Bungo dan Kota Bengkulu.

Kepala Pimpinan Pegadaian Cabang Jambi Terry Dwi Putra mengatakab kegiatan ini menjadi bagian dari program pembinaan berkelanjutan yang telah terjalin sejak tahun 2018. Kerja sama ini bukan sekadar upaya pembersihan lingkungan, melainkan juga misi pemberdayaan ekonomi masyarakat.

”Ini menjadi bentuk kepedulian kami untuk selalu dan terus menyadarkan masyarakat bahwa memilah sampah tidak hanya membuat lingkungan sehat, tapi bisa jadi investasi masa depan berupa emas,” ujar Terry, mewakili Deputi Bisnis Pegadaian Area Jambi-Bengkulu, Marzuki.

Dikatakan, ‎Bank Sampah Pegadaian adalah program yang diinisiasi oleh PT PEGADAIAN, perusahaan BUMN (Badan Usaha Milik Negara) di Indonesia yang bergerak di bidang pembiayaan dan jasa keuangan.

‎Program Bank Sampah Pegadaian bertujuan untuk mengumpulkan dan mengelola sampah yang dapat diolah menjadi barang yang bernilai ekonomis. Program ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan sampah yang baik dan berkelanjutan.

‎Dalam program ini, masyarakat dapat mengumpulkan sampah yang dapat diolah, seperti plastik, kertas, dan logam, dan kemudian menukarkannya dengan emas yang disimpan dalam Tabungan Emas. Program ini telah dilaksanakan di beberapa kota di Indonesia dan telah memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan.

Ia mencontohkan, jika warga membawa sampah plastik seberat 2 kilogram yang dihargai Rp20.000, maka nominal tersebut langsung dikonversi ke nilai gramasi emas saat itu dan tercatat di buku tabungan Pegadaian mereka.

Ke depan, pihaknya masih memiliki tantangan untuk menyadarkan pola pikir masyarakat dari investasi konvensional seperti tanah ke emas. Menurutnya, realisasi penyadaran pola pikir masyarakat tersebut masih menunjukkan sinyal positif.

“Sinyal masyarakat untuk menjadikan sampah jadi emas ini luar biasa. Kerja sama tabungan emas ini terus jalan dan memberikan dampak positif bagi warga kami,” tandasnya.

Sejauh ini telah terdapat tujuh bank sampah binaan, empat bank sampah berada di Kota Jambi, masing-masing satu bank sampah berada di Kabupaten Bungo dan Kabupaten Tanjungjabung Barat, serta satu lagi terletak di Provinsi Bengkulu.

Penyerahan bingkisan dilakukan oleh masing-masing pimpinan cabang kepada ketua Bank Sampah di wilayahnya.

“Kami PT PEGADAIAN berharap melalui kegiatan dan apresiasi ini hubungan kemitraan dengan Bank Sampah dapat terus terjalin dengan baik dan sekaligus mendorong terciptanya lingkungan yang lebih bersih, produktif, dan berkelanjutan," tandas Terry.(*)





BERITA BERIKUTNYA
loading...