Jaringan IOH di Jambi Makin Kuat, Cakupan Capai 90 Persen

Minggu, 14 September 2025

MAKIN KUAT: Syamsul Bahri, Sr Officer-RAN, MW & Fiber Ops & Performance Central Sumatera, saat kegiatan Ngopi Bareng Indosat di salah satu kafe di Kota Jambi, Kamis (11/9/2025).
MAKIN KUAT: Syamsul Bahri, Sr Officer-RAN, MW & Fiber Ops & Performance Central Sumatera, saat kegiatan Ngopi Bareng Indosat di salah satu kafe di Kota Jambi, Kamis (11/9/2025). (istimewa/onlinejambi.com)

ONLINEJAMBI.COM – Jaringan Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) di Provinsi Jambi terus mengalami perkembangan yang signifikan, dengan cakupan mencapai 90 persen.

Hal ini menandai kemajuan besar dalam upaya meningkatkan konektivitas dan kualitas layanan di wilayah tersebut.

Dengan luasnya jaringan ini, masyarakat Jambi dapat menikmati akses internet yang lebih cepat dan stabil, membuka peluang baru di berbagai sektor, termasuk pendidikan, ekonomi, dan pemerintahan.

“Jaringan IOH di Jambi sudah mencapai 90 persen. Per kabupaten kota sudah di atas 80 persen semuanya. Bahkan di Kota Jambi sudah 100 persen,” ujar Syamsul Bahri, Sr Officer-RAN, MW & Fiber Ops & Performance Sumatera Tengah, saat kegiatan Ngopi Bareng Indosat di salah satu kafe di Kota Jambi, Kamis (11/9/2025).

Secara rinci, selain Kota Jambi yang sudah 100 persen, Kabupaten Muaro Jambi masing-masing mencapai 96%, Kota Sungai Penuh 95%, Tanjab Timur dan Bungo masing-masing 93%.

Lalu, Kabupaten Tanjab Tebo 88%, Tanjab Barat 87%, dan 80 persen untuk Kabupaten Batanghari, Merangin, Sarolangun, dan Kabupaten Kerinci.

Dikatakannya, peningkatan infrastruktur jaringan IOH di Jambi terus dilakukan hingga pelosok. Pada tahun 2022 tercatat hanya 503 BTS (Base Transceiver Station) atau menara telekomunikasi. Di tahun 2025 sudah mencapai 772 BTS.

Syamsul memastikan IOH akan terus berupaya untuk menambah agar BTS secara keseluruhan bisa mencapai 100 persen.

“Review dilakukan setiap hari untuk memastikan kebutuhan dan kemungkinan-kemungkinan menambah BTS,” ujarnya.

Saat ini, kata Syamsul, jaringan IOH juga semakin kuat di berbagai titik keramaian. Seperti rumah sakit, hotel, bandara, terminal bus, stasiun kereta api, kampus, mal, tempat ibadah, obyek wisata, dan stadion.

“Semuanya tentu untuk mendukung aktivitas dan kebutuhan digital masyarakat Provinsi Jambi,” tandasnya.(*)





BERITA BERIKUTNYA
loading...