Kinerja Mengkilap, KBI Raih The Best State Owned Enterprise Award 2022

Jumat, 23 September 2022

Direktur Utama PT. Kliring Berjangka Indonesia, Fajar Wibhiyadi.
Direktur Utama PT. Kliring Berjangka Indonesia, Fajar Wibhiyadi. (Ist/onlinejambi.com)

ONLINEJAMBI.COM - PT Kliring Berjangka Indonesia (KBI) berhasil meraih predikat “Sangat Bagus” dalam ajang The Best State Own Enterprise Award 2022 yang diselenggarakan Biro Riset Infobank. Penghargaan yang diraih KBI ini berbasis pada kinerja keuangan tahun 2021.

Penghargaan yang diterima KBI ini merupakan kedua kalinya, setelah di tahun 2021 KBI juga mendapatkan penghargaan atas kinerja positif di tahun 2020.

“Catatan kinerja KBI tahun 2021 ini tentunya merupakan hasil dari upaya transformasi, peningkatan layanan serta inisiasi bisnis yang dijalankan. Dari sisi transformasi, sepanjang tahun 2021 KBI telah menjalankan transformasi secara menyeluruh, baik transformasi bisnis, sumber daya manusia, serta teknologi informasi," ujar Fajar Wibhiyadi, Direktur Utama KBI kepada wartawan, di sela-sela penyerahan penghargaan The Best State Own Enterprise Award 2022 di acara Islamic Finance Summit 2022 yang diselenggarakan di Denpasar, 22 September 2022.

Fajar Wibhiyadi menambahkan, dalam hal transformasi, KBI telah melakukan upaya digitalisasi dalam kegiatan usaha sehingga tetap bisa menjalankan perannya sebagai lembaga kliring maupun sebagai pusat registrasi resi gudang dengan maksimal, yang tentunya dengan memanfaatkan teknologi informasi.

Sedangkan dalam hal layanan, dalam situasi pandemi yang sebagian pemangku kepentingan melakukan kegiatan secara online, KBI terus memberikan layanan prima.

"Dari sisi iniasi bisnis, di tahun 2021 KBI telah memulai pengembangan bisnis baru yaitu sebagai lembaga kliring pasar fisik timah dalam negeri," ujarnya.

Biro Riset Infobank sendiri dalam penilaian dan rating ini telah melakukan panilaian secara independen dari beberapa aspek, yaitu pertumbuhan, aktiva lancar/kewajiban jangka pendek, Solvabilitas, Biaya Operasional/Pendapatan Operasional (BO/PO), serta Rentabilitas.

Sebagai catatan, sepanjang tahun 2021 PT Kliring Berjangka Indonesia berhasil mencatatkan yang mengkilap. Dari sisi laba bersih, KBI berhasil mencatatkan laba bersih sebesar Rp101,6 miliar, atau mengalami peningkatan 53% dibandingkan tahun 2020 dengan laba bersih sebesar Rp66,4 miliar. Peningkatan laba bersih ini ditopang dari pertumbuhan pendapatan operasional tahun 2021 yang meningkat sebesar 12% dibandingkan tahun sebelumnya.

Di tahun 2021, KBI berhasil membukukan pendapatan operasional sebesar Rp189,5 miliar, sedangkan di tahun 2020 pendapatan operasional yang diperoleh mencapai Rp170 miliar.

Kinerja mengkilap KBI juga terlihat dalam kurun waktu 5 tahun terakhir. Di tahun 2017, KBI mencatatkan laba bersih sebesar Rp10,4 miliar. Tahun 2018 sebesar Rp27,5 miliar, tahun 2019 sebesar Rp50,3 miliar, tahun 2020 sebesar Rp66,4 miliar, dan tahun 2021 sebesar Rp 101,6 miliar.

Dalam kurun waktu 5 tahun tersebut, KBI juga secara konsisten mencatatkan pertumbuhan pendapatan operasional, yaitu di tahun 2017 sebesar Rp48,5 miliar. Tahun 2018 sebesar Rp70,8 miliar, tahun 2019 sebesar Rp112,5 miliar, tahun 2020 sebesar Rp170 Miliar, dan tahun 2021 sebesar Rp189,5 miliar.(*)





BERITA BERIKUTNYA
loading...