Bank Indonesia Jambi Launching QRIS di Jalan Soemantri dan Kolonel Abunjani

Selasa, 30 November 2021

(ist/onlinejambi.com)

ONLINEJAMBI.COM – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi melaunching penggunaan Quick  Response Code Indonesia Standard (QRIS) di Jalan Soemantri Brojonegoro dan Kolonel Abunjani, Kota Jambi, Senin (29/11).

“Kami mengucapkan terima kasih untuk seluruh merchant QRIS, khususnya di Kota Jambi atas akseptansi akan perluasan dan perkembangan digitalisasi pembayaran  di Kota Jambi melalui implementasi  QRIS,” ujar Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi, Suti Masniari Nasution saat launching QRIS di DZ Street Food, Senin (29/11).

Suti menjelaskan banyak upaya yang telah ditempuh Bank Indonesia selaku regulator dalam menjaga keamanan dan kelancaran sistem pembayaran di Indonesia, salah satunya perluasan digitalisasi pembayaran.

Digitalisasi pembayaran, katanya, dapat membaca banyak kemajuan dalam pertumbuhan dan perkembangan ekonomi nasional maupun daerah.

“Digitalisasi pembayaran/nontunai memiliki manfaat dan keunggulan pada berbagai aspek dibandingkan dengan pembayaran tradisional/tunai, antara lain lebih praktis, akses lebih luas, transparansi transaksi, efisiensi Rupiah, dan peningkatan akurasi perencanaan ekonomi,”ujarnya.

Sejalan dengan upaya perluasan digitalisasi sistem pembayaran, sejak tanggal 14 Agustus 2014 Bank Indonesia bersama Pemerintah telah mencanangkan Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT) untuk mendorong masyarakat menggunakan instrumen pembayaran non tunai dalam melakukan transaksi sehari-hari.

Penggunaan transaksi non tunai tersebut diyakini akan memberikan manfaat bagi masyarakat antara lain akses lebih luas, transparansi transaksi, efisiensi Rupiah, serta perencanaan ekonomi menjadi lebih akurat.

Sejalan dengan implementasi QR Code sebagai salah satu alternatif media pembayaran non tunai sebagaimana diatur dalam Peraturan Anggota Dewan Gubenur (PADG) No.21/18/PADG/2019 tanggal 16 Agustus 2019 tentang lmplementasi Standar Nasional Quick Response Code Untuk Pembayaran, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi telah memfasilitasi pendaftaran merchant untuk memperoleh QRIS melalui PJP berizin QRIS di Provinsi Jambi.

“Sejak QRIS diluncurkan, berbagai kemajuan pesat sudah dicapai. Saat ini terdapat 68 PJP baik bank maupun nonbank yang sudah mendapat izin dari Bank Indonesia. Beberapa di antaranya yang saat ini beroperasi di Provinsi Jambi, khususnya Kota Jambi adalah Bank Jambi dan PT. Fintek Karya Nusantara atau biasa kita kenal dengan nama LinkAja,” bebernya.

Hadirnya layanan implementasi QRIS di Bank Jambi dan LinkAja tentunya merupakan salah satu jalan dalam penyediaan layanan transaksi pembayaran non tunai di Kota Jambi.

Perkembangan dalam implementasi QRIS ini sejalan dengan tarpet dan arahan Gubernur Bank Indonesia untuk tahun 2021 dengan tajuk "QRIS 12 Juta Merchant”.

Sejak peluncurannya hinppa saat ini, perluasan merchant QRIS telah berlangsunp di seluruh Indonesia denpan jumlah yang meninpkat dari 1,7 juta merchant di tahun 2019 menjadi 5,78 juta merChanf di tahun 2020 dan saat ini telah mencapai tarpet denpan menembus angka lebih dari 12 juta merChanf di Tahun 2021.

“Untuk Provinsi Jambi, posisi bulan November 2021 tercatat sebanyak 120.401 merchant telah terdaftar dan memasang QRIS yang tersebar di berbagai Kota/Kabupaten di Provinsi Jambi,” ujarnya.

Berbagai upaya telah ditempuh oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi dalam memperluas implementasi QRIS di Provinsi Jambi, antara lain melalui agenda sosialisasi yang telah dilakukan pada berbagai momen dan kesempatan kepada berbagai golonpan masyarakat.

Upaya selanjutnya adalah melalui apenda sinergi yang dilakukan oleh Bank Indonesia bersama Pemerintah Daerah, penyedia jasa pembayaran, instansi vertikal serta berbagai forum dan komunitas UMKM melalui penyelenggaraan Roadshow Sosialisasi dan Implementasi QRIS di 7 kabupaten/kota di Provinsi Jambi pada Tahun 2021.

“Selanjutnya adalah melalui apenda kolaborasi yang dilakukan Bank Indonesia dengan beberapa pihak untuk turut serta terlibat langsung dalam proses akuisisi merchant di Provinsi Jambi,” ujarnya.(*)



Tags:


BERITA BERIKUTNYA
loading...