ONLINEJAMBI.COM - Gubernur Jambi Al Haris meresmikan beroperasinya Unit Perawatan Stroke RSUD Raden Mattaher Jambi, Senin (01/11). Peresmian ini menunjukkan perkembangan pelayanan kesehatan kepada masyarakat Provinsi Jambi. Hadir Plt. Kadis Kesehatan Provinsi Jambi, Raflizar, Direktur RSUD Raden Mattaher, Fery Kusnadi, dan pejabat terkait lainnya.
Gubernur menyampaikan Stroke merupakan penyakit yang sulit disembuhkan, banyak masyarakat yang menderita stroke sangat kesulitan berobat, terlebih dari kalangan tidak mampu secara ekonomi. Namun, kita tidak boleh menyerah dalam menangani stroke ini, justru harus berupaya lebih baik lagi untuk melakukan pengobatan.
“Menyikapi permasalahan tersebut, Pemerintah Provinsi Jambi berupaya untuk meringankan beban masyarakat yang mengidap penyakit Stroke, yakni dengan mendirikan/mengadakan Unit Stroke di Rumah Sakit Umum Daerah Raden Mattaher, dimana Rumah Sakit Umum Raden Mattaher merupakan Rumah Sakit rujukan di Provinsi Jambi, berdasarkan Pergub Nomor 71 tahun 2013,” ungkapnya.
Gubernur juga menjelaskan, berkaitan dengan peresmian Unit Stroke Rumah Sakit Umum Raden Mattaher ini, pihak Dinas Kesehatan Provinsi Jambi dan Rumah Sakit Umum Raden Mattaher telah mengadakan Webinar Penanganan Stroke dengan tema “Satu Menit yang Menyelamatkan.
”Kita juga harus memberikan edukasi kepada masyarakat bagaimana pencegahan stroke, sebagai upaya untuk meningkatkan kesiapan para medis dalam mengoperasikan Unit Stroke ini, supaya setelah Unit Stroke dioperasikan, kita tidak kewalahan dalam melakukan pelayanan kepada masyarakat kita yang berobat ke Unit Stroke Rumah Sakit Umum Raden Mattaher ini, sehingga keberadaan Unit Stroke ini efektif. Saya sangat senang dan sangat mengapresiasi adanya Unit Stroke di Rumah Sakit Umum Raden Mattaher. Keberadan Unit Stroke ini kita harapkan bisa secara signifikan menghindarkan pasien stroke dari risiko fatal, dan secara perlahan, lambat laun bisa sembuh. Selain itu, kita juga berharap dengan adanya Unit Stroke ini, masyarakat Provinsi Jambi yang mengidap sakit stroke tidak harus berobat ke Jakarta atau provinsi lain, namun bisa ditangani di Jambi, terutama pasien stroke yang kemampuan keuangannya sangat terbatas,” ungkapnya.
Gubernur berpesan agar Direktur Rumah Sakit Umum dan jajaran yang bertugas di Unit Stroke ini untuk melaksanakan tugas dalam layanan Unit Stroke ini dengan sebaik-baiknya. Juga agar, merawat seluruh sarana prasarana Unit Stroke dengan baik, secara efektif dan efisien, agar bisa digunakan dengan baik dalam jangka waktu yang lama.
“Buat SOP pelayanan penanganan Sakit Stroke dan laksanakan SOP tersebut secara konsisten. Saya juga minta dan menekankan agar seluruh jajaran di Rumah Sakit Raden Mattaher, di seluruh unit layanan, berikanlah pelayanan yang baik kepada pasien, bekerjalah dengan penuh tanggung jawab dan keramahan,” tandasnya.(*)
Pasca Single System, BSI Yakin Kinerja dan Aset Perusahaan akan Semakin Besar
Bentuk Apresiasi, Indosat Ooredoo Jambi Terus Berikan Hadiah ke Outlet dan Pelanggan
Canon - Universitas Nasional Kerja Sama Dukung Perkembangan Fotografi dan Videografi Generasi Muda
Berkat Dukungan Pelanggan, Pendapatan Indosat Ooredoo Tumbuh 12% dan EBITDA 22,7% YoY
Pemboran Sumur Pengembangan 2021 Terbesar Sejak 5 Tahun Terakhir
SKK Migas – Pertamina EP Jambi Berhasil Padamkan Api Sumur Illegal Drilling