Rumah Kito - JFS Promosikan Batik Jambi Lewat Fashion Show

Senin, 11 Oktober 2021

(Ist/onlinejambi.com)

ONLINEJAMBI.COM - Rumah Kito Resort Hotel by Waringin Hospitality (WH) berkolaborasi bersama Jambi Fashion Society (JFS) mempromosikan industri kreatif Jambi bidang fashion dengan menghadirkan pergelaran Batik Trunk Show 2021, Sabtu (9/10). 

General Manager Rumah Kito Resort Hotel by WH,  M.Toha mengatakan dengan tema 'The Swarnadwipa' pihaknya menggandeng komunitas JFS untuk menghadirkan hiburan yang mengedukasi masyarakat.

"Bertepatan dengan Hari Batik dan tentunya sesuai kalender event kami. Di sini kami ingin mengangkat lagi batik Jambi lewat hiburan pergelaran, namun ada edukasi yang diberikan," ujarnya.

Toha mengatakan pihaknya juga merangkul JFS untuk mendukung perajin industri kreatif di Jambi. Setidaknya terdapat 20 tenant perajin dan pelaku industri kreatif Jambi yang juga hadir dalam pergelaran kali ini.

"Beberapa member JSF memperlihatkan produk unggulannya. Ini yang ingin kami dorong ikut berkontribusi kemajuan pelaku industri kreatif di Jambi," ujarnya.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi, Suti Masniari Nasution mengatakan, Bank Indonesia memberikan apresiasi bagi pelaku usaha yang ikut berkontribusi mempromosikan industri kreatif batik Jambi dalam koridor promosi wisata. Upaya  ini diakuinya akan berkontribusi pada perekonomian Provinsi Jambi dimana dapat mengangkat perekonomian pelaku usaha di bidang industri kreatif ini yang terdiri dari perajin batik, perajin aksesori maupun desainer.

"Promosi industri kreatif dan wisata harus sering kita lakukan biar semua semakin mengenal produk unggulan kita terutama batik Jambi," ujarnya.

Menurutnya, pihaknya akan terus berkomitmen dalam pengembangan dan perluasan pasar batik Jambi hingga mancanegara sehingga kemudian hari batik Jambi juga dapat mendatangkan devisa apabila sudha diminati oleh masyarakat mancanegara.

"Mendukung segala upaya promosi untuk  bagaimana memperluas keberadaan batik Jambi," ujarnya.

Batik, katanya, merupakan kearifan lokal. Ini yang menjadi alasan Bank Indonesia menaungi JFS.

“Batik warisan budaya dan bernilai ekonomis. Bagaimana batik bisa dikenal terutama anak muda. Anak muda bisa mencintai batik, bisa digunakan dalam situasi apapun,” tandasnya.(*)





BERITA BERIKUTNYA
loading...