Di Tengah Pandemi Covid-19, Industri Migas Terus Berkontribusi

Kamis, 05 November 2020

Salah satu blok KKKS di Provinsi Jambi.
Salah satu blok KKKS di Provinsi Jambi. ()

ONLINEJAMBI.COM - Pandemi Coronavirus disease (Covid-19) sejak awal tahun 2020 berdampak pada seluruh sektor kehidupan, termasuk industri hulu migas di Provinsi Jambi.

Meski begitu, kegiatan industri hulu migas tetap berjalan dengan menerapkan protokol kesehatan ketat untuk mencegah penularan Covid-19 di lingkungan kerja. Pandemi Covid-19 juga tidak mengurangi kontribusi industri hulu migas dalam berbagai hal.

Pertamina EP Asset 1 Jambi Field (PEP Jambi)  misalnya. Sebagai Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) di bawah pengawasan dan pengendalian Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), PEP Jambi berhasil menuntaskan Rencana Kerja (RK) 2020 Pemboran Sumur Migas baru di lokasi SGC-28 dan SGC-29 di Desa Sungai Gelam, Kabupaten Muarojambi.

Dalam aspek sosial, PEP Jambi berkontribusi aktif memberikan bantuan perlengkapan alat pelindung diri (APD) untuk tenaga medis di RSUD Raden Mattaher, RSUD Abdul Manap, media serta Gugus Tugas dan Satgas Percepatan Penanganan Covid-19.

“PEP Jambi juga memberikan bantuan sembako dan santunan warga terdampak pandemi Covid-19 di sekitar Wilayah Kerja PEP Jambi di Kota Jambi, Kabupaten Muarojambi, dan Kabupaten Batanghari dengan nilai total bantuan Rp373.476.100,” ujar Ani Surakhman, Asset 1 General Manager didampingi Hermansyah, Jambi Field Manager.

Hal sama dilakukan KKKS PetroChina Jabung Ltd. Sampai saat ini, kata Field Manager Jabung, Arif Hari Suseno, tidak ada pengurangan fasilitas untuk seluruh karyawan, sehingga ekonomi keluarga para pekerja di sektor migas tidak terganggu.

“Selama pandemi Covid-19, kegiatan tetap berjalan dan tidak ada pemutusan hubungan kerja,” ujarnya.

PetroChina, kata Arif, tetap berkontribusi dalam pembangunan daerah. Seperti tetap berkontribusi ke pemerintah daerah melalui Dana Bagi Hasil (DBH) Migas, tetap menyerap tenaga kerja di bidang migas, terus menggerakkan ekonomi lokal melalui pekerjaan-pekerjaan yang dikerjakan oleh kontraktor lokal, tetap berkontribusi terhadap pemasukan pendapatan daerah melalui pajak, dan tetap melaksanakan program-program CSR (corporate social responsibility; tanggung jawab sosial perusahaan)  untuk masyarakat.

Program-program CSR yang dilakukan di masa pandemi, di antaranya, aktif mendukung berbagai kegiatan pencegahan Covid-19 di sekitar wilayah operasi Blok Jabung.

“Hal ini dilakukan melalui berbagai donasi Covid-19 seperti penyaluran APD dan masker medis melalui Kementerian ESDM, Kementerian Tenaga Kerja, SKK Migas, Dinas Kesehatan Jambi, RSUD Raden Mattaher Jambi, RSUD Daud Arif Tanjungjabung Barat serta RSUD Nurdin Hamzah Tanjungjabung Timur, dan organisasi nirlaba seperti Yayasan Anak Bangsa,” beber VP HR & Relations PetroChina Iternatonal Jabung Ltd, Dencio Renato Boele.

PetroChina juga mendukung kegiatan disinfeksi dan menyalurkan bantuan bahan pokok kepada masyarakat terdampak Covid-19 yang tinggal di wilayah Tanjungjabung Barat, Tanjungjabung Timur, Kota Jambi, dan media.

Saat ini, PetroChina juga ikut terlibat dalam operasional Posko Penanganan Covid-19 di Kecamatan Betara, Tanjungjabung Barat, melalui kerja sama dengan Kantor Kecamatan Betara, Dinas Kesehatan Tanjungjabung Barat, Polri, dan TNI.

Sementara itu, Ester Ksatrianto selaku Act. General Manager MontD'Or Oil Tungkal Ltd mengatakan, di masa pandemi Covid-19, perusahaan tetap berupaya mengoptimalkan kegiatan produksi.

“Kita berharap ekonomi negara kita segera membaik, dan tentunya harga minyak kembali naik, sehingga perusahaan dapat berkontribusi lebih baik untuk DBH Migas di masing-masing daerah,” ujarnya.

Selain berusaha optimal untuk meningkatkan lifting, kata Ester, pihaknya juga berusaha berperan aktif memutus mata rantai penyebaran Covid-19, di antaranya menerapkan protokol kesehatan yang ditetapkan Pemerintah, mengatur jam kerja karyawan di lapangan maupun di kantor pusat serta memberikan bantuan kepada masyarakat dan pemerintah daerah Ring-1 Operasional KKKS di lapangan.

Setali tiga uang dengan KKKS lainnya, Mandala Energi Lemang Pte Ltd. juga memberikan bantuan selama pandemi Covid-19 seperti masker, APD, dan lainnya untuk tenaga medis.

“Kita juga memberikan sembako kepada masyarakat di Tanjungjabung Barat,” ujar Yuan Fanesyah, Field External Relation Mandala Energi Lemang Pte Ltd.

Kepala Perwakilan SKK Migas Sumbagsel, Adiyanto Agus Handoyo mengatakan banyak tantangan yang dihadapi industri hulu migas dalam memenuhi target produksi.

Selain pandemi Covid-19, masalah lain yang dihadapi yakni natural decline rate produksi, turunnya permintaan (demand), turunnya harga minyak, dan isu terkait tenaga kerja yang perlu mendapat perhatian baik bagi pelaku industri hulu migas maupun para pemangku kepentingan. Yang tidak kalah penting adalah faktor keamanan dalam keberlangsungan kegiatan usaha hulu migas.

“Namun demikian di tengah tantangan tersebut kami, SKK Migas - KKKS akan terus beradaptasi dalam melakukan kegiatan eksplorasi dan juga eksploitasi, baik itu dengan kegiatan survei seismik, pemboran, kerja ulang, dan perawatan sumur demi memenuhi komitmen dalam mencapai target angka produksi yang telah ditetapkan,” ujarnya.(surtan)



Tags:


BERITA BERIKUTNYA
loading...